Rapat Pembahasan Tindaklanjut Pemanfaatan Aset Pelabuhan Tanah Ampo

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kab. Karangasem dan Kepala Dinas Perhubungan Kab. Karangasem memimpin pembahasan tindaklanjut Pemanfaatan Aset Pelabuhan Tanah Ampo

Pada hari Rabu tanggal 2 Oktober 2019 diadakan rapat Pembahasan tindaklanjut Pemanfaatan Aset Pelabuhan Tanah Ampo bertempat di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Provinsi Bali. Rapat dipimpin oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kab. Karangasem dan Kepala Dinas Perhubungan Kab. Karangasem. Adapun peserta yang hadir antara lain Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, BPKAD Provinsi Bali dan Kabupaten Karangasem, Dinas Perhubungan Provinsi Bali dan Karangasem, Bagian Perlengkapan Setda Kab. Karangasem, KSOP Kelas IV Padangbai serta KPKNL Singaraja.

Rapat pembahasan tindaklanjut Pemanfaatan Pelabuhan Tanah Ampo di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Provinsi Bali

Rapat diadakan guna menindaklanjuti penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pemanfaatan Pelabuhan Tanah Ampo yang dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2019 bertempat di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali. Pada akhir rapat, pimpinan rapat menyimpulkan sebagai berikut :

  • Untuk pelaksanaan skema sewa akan dilaksanakan oleh masing – masing pemilik aset dimana aset dermaga beserta pendukungnya penyewaannya dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI dengan pihak penyewa, aset gedung terminal beserta pendukunya penyewaannya dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali dengan pihak penyewa, sedangkan aset tanah penyewaannya dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem dengan pihak penyewa.
  • Pihak pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten agar segera bersurat ke instansi yang berwenang dalam hal penilaian aset sehingga nilai aset dapat diperoleh dan skema sewa dapat segera dilaksanakan. Harapan kami dalam waktu 1 (satu) minggu hal ini sudah mendapat tindaklanjut.
  • Khusus untuk Pemerintah Provinsi Bali status pinjam pakai gedung terminal oleh KSOP Padangbai agar dapat segera dicabut dan ditindaklanjuti dengan penilaian aset.
  • Apabila nilai aset dari masing – masing pemilik aset sudah diperoleh, akan diadakan rapat kembali untuk membahas langkah selanjutnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *